CARA NANAM BAWANG PUTIH

Menanam bawang putih adalah hal yang mudah dilakukan di sebagian besar kondisi iklim. Masa tanam bawang putih memang panjang, tapi pada akhirnya Anda akan mendapatkan bawang putih segar untuk persediaan selama beberapa bulan, yang bahkan bisa Anda bagikan ke teman-teman Anda. Bawang putih bisa ditanam di dalam pot atau langsung ke tanah. Lihat langkah 1 untuk mengetahui cara menanam dan memanen bawang putih.
https://senengtani.blogspot.com/2017/12/cara-nanam-bawang-putih.html1
Dapatkan bawang putih untuk ditanam. Anda selalu bisa mencoba menanam bawang putih yang Anda beli di pasar, tapi Anda akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berhasil jika Anda membeli siung atau biji bawang putih dari toko tanaman yang menjual varietas bawang putih yang cocok dengan daerah tempat tinggal Anda. Belilah secara daring untuk menemukan ragam pilihan bawang putih yang lebih banyak dan pilihlah yang Anda sukai. Beberapa jenis bawang putih lebih kuat, beberapa lagi bisa tahan cuaca dingin, dan sebagainya.
Bawang putih yang dijual di pasar kadang-kadang berasal dari tempat yang jauh, jadi tidak selalu akan cocok tumbuh di daerah tempat tinggal Anda.
Bawang putih siap jual kadang-kadang juga diberi bahan kimia untuk membuatnya awet lebih lama. Bawang putih yang sudah diawetkan seperti ini akan lebih sulit untuk ditumbuhkan dibandingkan dengan bawang putih yang tidak diawetkan.
2
Jika menanam di iklim subtropis, bersiaplah menanam di musim gugur atau musim semi. Jika Anda tinggal di daerah dengan musim dingin, disarankan untuk menanam bawang putih pada musim gugur. Bawang putih akan melewati musim dingin dengan baik, dan menanamnya lebih awal akan menyebabkan siungnya lebih besar dan lebih memiliki rasa dibandingkan yang ditanam pada musim semi. [1] Tapi jika Anda tidak tinggal di daerah dengan musim yang dingin, tanam bawang putih Anda di awal musim semi.
Jika Anda menanam bawang putih pada musim gugur, rencanakan untuk menanamnya 6 - 8 minggu sebelum tanah mulai bersalju.
Jika Anda menanam bawang putih di musim semi, tanamlah selagi tanah masih bisa digunakan pada bulan Februari atau Maret.
3
Siapkan lahan tanam. Pilih titik yang mendapat sinar matahari penuh dan memiliki drainase yang baik. Gali tanah sedalam 4 inchi menggunakan cangkul. Beri kompos untuk menambah nutrisi sehingga bawang putih akan tumbuh kuat dan sehat.
Jika Anda mau, persiapkan untuk menanam bawang putih di dalam pot. Pilih pot yang cukup dalam dan lebar untuk menampung bawang putih yang ingin Anda tanam, dan isilah dengan tanah yang subur
4
Tanam siung bawang putih. Pisahkan bawang putih dari umbinya menjadi siung-sing tunggal, pertahankan agar lapisan kulitnya tetap utuh. Tanam siung bawang putih dengan jarak 4 inchi dan kedalaman 2 inchi. Pastikan bahwa bagian akar mengarah ke bawah dan sisi runcingnya mengarah ke atas - atau jika tidak bawang putih akan tumbuh ke arah yang salah. Tutup siung bawang putih dengan tanah dan tepuk perlahan
Merawat Bawang Putih
1
Tutupi lahan tanam. Jika Anda menanam bawang putih di musim gugur, tutupi lahan dengan jerami setebal 6 inchi untuk melindungi bawang putih di usim dingin. Di musim semi, singkirkan penutup ini.
2
Potong akar bunga di musim semi. Anda akan bisa melihat batang bawang putih muncul di awal musim semi. Potong akar bunga yang muncul, karena jika dibiarkan tumbuh akan mengambil energi dari pembentukan umbi dan menyebabkan umbi bawang putih menjadi lebih kecil.
3
Sirami bawang putih. Siram bawang putih setiap 3 hingga 5 hari tergantung pada cuaca. Jika anda melihat tanahnya mengering dan berdebu, maka sudah saatnya menyiram bawang putih. Bawang putih tidak perlu disiram selama musim gugur dan musim dingin.
4
Beri pupuk dan bersihkan hama sesuai kebutuhan. Jika akar bawang putih tampak berwarna kekuningan atau terlihat lemah di pertengahan masa tana,, Anda bia memberikan pupuk untuk menjaganya tetap sehat. Bersihkan rumput liar dari tanaman Anda sehingga bawang putih tidak harus bersaing dengan tanaman lain untuk memperoleh nutrisi dan air.

Komentar